Pengertian Tipe Data

Tipe Data
Pada suatu bahasa pemrograman umumnya telah menyediakan tipe – tipe data yang sederhana ( simple ) maupun yang terstruktur.
1.   Tipe data  yang sederhana
Tipe data sederhana disebut juga sebagai tipe data skalar, bahwa dalam sebuah perubah hanya dimungkinkan untuk menyimapan sebuah nilai data, tipe data skalar menunjukkan untuk data tersebut nilainya terbentuk menurut satuan urutan tertentu. Tipe daata sederhana dibagi menjadi :
a.    Tipe Ordinal (berurutan)
Yaitu sebuah subset dari tipe data sederhana. Semua tipe sederhana disebut sebagai data dengan tipe ordinal kecuali tipe real. Dalam bahasa pascal, tipe data skalar menunjukkan bahwa untuk data tersebut nilainya terbentuk menurut urutan tertentu, yaitu nilainya ada dalam urutan.
Macam – macam dari tipe ordinal :
·        Integer yaitu tipe data yang digunakan untuk menyimpan bilangan bulat (tidak memiliki titik decimal). Ada lima tipe data yang termasuk dalam kelompok ini yaitu integer, short int, long int, byte dan word.
·        Boolean yaitu tipe data yang hanya mempunyai dua nilai, yaitu Benar (True) atau Salah (False). Operator yang digunakan adalah  AND, OR atau NOT.
·        Char yaitu tipe data yang digunakan untuk menyimpan data alfanumeris. Dalam program pascal, nilai data tipe char ditulis diantara tanda petik, seperti : ’A’, ’Z’, ’8’, ’*’, dsb.
·        Terbilang yaitu digunakan untuk memberi nama pada beberapa nilai tertentu. Tipe data yang didefinisikan sendiri oleh pembuatnya yang dikenal dengan tipe data enumerated).
Contoh :
Type
Hari = (Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu).
·        Sub jangkauan yaitu digunakan untuk mendeklarasikan tipe yang berada pada jangkauan tertentu. Pada dasarnya type sub jangkauan hampir sama dengan type bilangan bulat.
Contoh :
Type
Batas = 0 .... 100
b.   Type Real
Yaitu type data yang menggunakan/ menyimpan bilangan real / pecahan.
Terdapat 5 macam data pada type real, yaitu : real, single, double, extended dan comp. Penggunaan type data real ini adalah dalam perhitungan matematika, sains dimana derajat ketelitian sangat diperhatikan.
2.   Type Data Terstruktur
Yaitu tipe data yang menampung lebih dari satu nilai, sebagai berikut :
a.      Array
Yaitu tipe data berindeks yang terdiri dari satu atau lebih elemen / komponen yang memiliki tipe data yang sama.
Posisi masing – masing komponen dalam larik dinyatakan sebagai nomor index.
Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan hingga elemen yang terurut dan homogen.
Terurut dapat diartikan bahwa elemen tersebut diidentifikasikan sebagai elemen pertama, elemen kedua dan seterusnya sampai elemen ke-n.
Karakteristik Array :
·        Mempunyai batasan dari pemesanan alokasi memory
·        Mempunyai type data yang sama
·        Dapat diakses secara acak
3 hal yang harus diketahui dalam mendeklarasikan array :
·          Nama array
·          Range dari subkrip (jangkauan array)
·          Type data array
b.      Record (Pascal) dan struct (Bahasa C)
Yaitu kumpulan data yang setiap elemennya bias mempunyai tipe data yang berbeda satu sama lainnya. Tipe data ini digunakan untuk mempresentasikan kumpulan (set) elemen / komponen yang memiliki satu jenis atau lebih tipe data. Tiap elemen disebut juga field atau property atau attribute.
3.   Expression
Yaitu pernyataan yang menyatakan suatu nilai.
Ekpression yang paling sederhana yaitu nama variabel.
Ekpession yang lebih kompleks akan melibatkan operator-operator, maupun pemanggilan functional atau procedure.
4.   Statement
Yaitu serangkaian kata – kata yang dipakai dalam bahasa program yang berisi perintah yang akan dieksekusi / dijalankan. Kata – kata tersebut berbentuk intruksi atau perintah dalam bahasa pemrograman yang digunakan.
1. Simple Statement
Yaitu statement yang tidak berisi statement lainnya.
1.   Assignment Statement yang digunakan untuk memberikan  nilai kesuatu variable.
2.   Statement untuk pemanggilan functional atau procedure yaitu statement yang memanggil functional atau procedure yang telah didefinisikan pada program.
Contoh : pemanggilan procedure dan fungsi pada bahasa pascal dan bahasa c.
3.   Jump Statement digunakan untuk melompati statement – statement lain. Yang termasuk dalam kategori statement ini yaitu : melompat kestatement tertentu.
2.   Compound  Statement
Compound statement (kumpulan statement ) adalah sekumpulan statement yang terdiri dari statement – statement lain, termasuk juga iteration dan selection statement. Pada bahasa pascal, kumpulan statement diawali oleh keywords begin dan ditutup oleh keywords end, sedangkan pada bahasa c, kumpulan statement akan diawali dan diakhiri oleh tanda kurung kurawal.
3.   Interation Statement
Interation statement digunakan untuk melakukan perulangan sekumpulan statement (compound statement).
5.    Functional dan Procedure
Procedure dan Fuction disebut juga subroutie, merupakan blok statement yang dapat dipanggil dari lokasi yang berbeda di dalam program. Yang membedakan antara functional dan procedure yaitu : suatu function jika dijalankan / dipanggil akan mengembalikan suatu nilai.
Ketika procedure atau function dipanggil, kita dapat melewatkan suatu nilai ke dalam function atau procedure tersebut, nilai yang dilewatkan disebut juga argument atau parameter.
Ada dua cara melewatkan nilai yaitu :
1.   Passing by Value (dilewatkan secara nilai)
Yaitu jika didalam procedure atau functional dilakukan perubahan nilai parameter yang dilewatkan secara nilai, maka nilai parameter yang sebenarnya tidak ikut berubah, hal ini dikarenakan parameter yang dilewatkan secara nilai akan dicopy sebagai nilai local di procedure/function yang bersangkutan.
2.   Passing by Reference
Yaitu jika didalam procedure atau function dilakukan perubahan nilai parameter yang dilewatkan secara nilai reference, maka nilai parameter yang sebenarnya akan berubah.