Penjelasan Lebih Baru Mengenai Arah Perdagangan

Penjelasan Lebih Baru Mengenai Arah Perdagangan
Skala Ekonomi dan Kurva Pengalaman
Pada tahun 1920an, mulai mempertimbangkan  fakta bahwa  kebanyakan industry memperoleh keuntungan dari skala ekonomi (economiesof scale), yaitu dengan semakin besarnya pabrik dan meningkatnya output biaya per unit akan menurun. Biaya produksi juga menurun karena curve pengalaman (experience curve) yaitu begitu perusahaan memproduksi lebih banyak mereka mempelajari cara meningkatkan efisiensi produksi sehingga biaya perunit produksi lebih rendah.

Skala ekonomi dan kurva pengalaman inti memepengaruhi perdagangan internasional karena memungkinkan indusri suatu Negara menjadi produsen biaya rendah tanpa memiliki factor produksi melimpah.

Teori Penggerak Pertama (First Movers Theory)
Sebagian ahli teori manajemen menyatakan bahwas perusahaan yang pertama menerobos pasar (penggerak pertama) akan segera mendominasinya. Sebuah studi menunjukkan kisaran industry bahwa penggerak pertama menguasai 30%  bagian pasar (market share) dibandingkan dengan hanya 13% untuk pengikut seklanjutnya. Sebuah temuan lain yaitu 70% pemimpin pasar yang ada sekarang adalah penggerak pertama. Namun studi terakhir  menyimpulkan bahwa sukses awal telah beralih ke perusahaan yang menerobos pasar rata-rata 13 tahun setelah penggerak pertama

Teori Linder Mengenai Permintaan Tumpang Tindih
Teori orientasi permintaannya menyatakan bahwa selera konsumen sangat ditentukan oleh tingkat pendapatannya, dan oleh karenanya tingkat pendapatan suatu bangsa menentukan jenis-jenis barang yang akan diproduksi. Sehingga jenis produksi barang mencerminkan tingkat pendapatan suatu Negara. Barang-barang yang diproduksi untuk pasar domestic akhirnya akan diekspor.

Teori Lindler berkesimpulan bahwa perdagangan internasional dalam produksi manufaktur antar Negara dengan pendapatan perkapita yang sama besarnya akan lebih besar, dibandingkan dengan Negara dengan pendapatan perkapita yang tidak sama besar.

Keunggulan Bangsa-Bangsa dari Porter               
Michael Porter, Profesor ilmu ekonomi Harvard, mnyimpulkan bahwa empat jenis variable memilik dampak atas kemampuan perusahaan-perusahaan local di suatu Negara untuk menggunakan sumber-sumber Negara itu guna memperoleh keunggulan komparatif.

1.    Kondisi-kondisi permintaan
Merupakan sifat dasar permintaan domestic. Apabila para pelanggan sebuah perusahaan memiliki permintaan, perusahaan akan berusha memproduksi produk-produk yang berkualitas tinggi dan inovatif, dan dalam melakukan hal itu memperoleh keunggulan kompetitif atas perusahaan yang berada di tempat di mana tekanan domestic lebih kecil. Tapi variable ini tak terlalu signifikan di masa sekarang di mana begitu banyak perusahaan yang memperkenalkan produk baru secara global
2.    Kondisi-kondisi factor
Merupakan level dan komposisi faktor produksi. Porter membedakan antara factor-faktor dasar (teori Heckscher-Ohlin) dan factor-faktor lanjutan (infra struktur suatu Negara). Kekurangan sumber daya alam menyebabkan bangsa-bangsa melakukan investasi dalam penciptaan factor lanjutan seperti pendidikan angkatan kerjanya, pelabuhan bebas, dan system komunikasi, agar industrinya dapat bersaing secara global
3.    Industri-industri terkait dan pendukung
Yaitu para pemasok dan jasa dukungan industry, berkumpul dalam lokasi yang berdekatan demi efisiensi.
4.    Strategi, Struktur, dan Persaingan Usaha
Perluasan persaingan domestic, yaitu adanya hambatan-hambatan untuk masuk serta organisasi dan gaya manajemen perusahaan. Porter mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan yang mengalami persaingan berat di pasar-pasar domestic secara konstan akan meningkatkan efisiensinya, dan lebih kompetitif secara global

RINGKASAN TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Teori perdagangan internasional timbul karena adanya perbedaaan harga relative di antara Negara. Perbedaan-perbedaan ini berasal dari perbedaan biaya produksi yang diakibatkan oleh :
1.    Perbedaan dalam perolehan factor-faktor produksi
2.    Perbedaan dalam tingkat teknologi yang menentukan intensitas factor  yang digunakan
3.    Perbedaan dalam efisiensi pemanfaatan factor-faktor ini
4.    Kurs valuta asing

Meskipun demikian perbedaan selera dan variable permintaaan dapat membalikkan arah perdagangan yang diramalkan teori.

Teori perdagangan Internasional menunjukkan bahwa bangsa-bangsa akan memperoleh tingkat kehidupan lebih tinggi ketika melakukan spesialisasi dalam barang-barang di mana mereka memiliki keunggulan komparaif dan mengimpor barang-barang yng memiliki kerugian komparatif.

Pada umumnya hambatan-hambatan (restriksi) perdagangan akan memberhentikan mengalirnya barang-barang dengan bebas dan membahayakan kesejahteraan suatu bangsa.

Jika hal ini benar mengapa Restriksi tetap berlaku di tengah perdagangan internasional?